!--pengertianolahraga.blogspot.com-starts-->

OlahRaga Melawan Penyakit

0 komentar
OlahRaga Melawan Penyakit

Melawan Penyakit
Dua hal yang paling penting dalam hidup ini adalah keimanan dan kesehatan setelah itu baru hal-hal lain. Sayangnya kita baru sadar penting sehat setelah kita jatuh sakit, makan tidak enak, tidurpun tidak nyenyak dan kita tidak bisa menjalankan aktifitas secara maksimal termasuk beribadah. Hal yang paling sering kita minta dalam doa kita juga adalah kesehatan, sayangnya lagi perbuatan kita tidak sesuai dengan doa kita, kita masih saja makan makanan yang tidak sehat, masih suka tidur larut malam dan masih berfikir negatif.  

Seharusnya kita melakukan apa yang menjadi doa kita, ingin sehat pola hidup juga harus sehat.
Banyak cara agar kita ingat kalau kita harus mempunyai pola hidup sehat, tidak harus kita sakit terlebih dahulu. Menjenguk orang sakit juga termasuk cara yang dianjurkan agama agar kita bersyukur kalau kita diberi kesehatan sehingga kita sadar untuk menjaga kesehatan kita.  Salah satu cara yang sering saya lakukan adalah dengan membaca artikel atau tulisan tentang kesehatan.
Kalau ada waktu luang untuk membaca, sempatkanlah untuk membaca tulisan yang berhubungan dengan kesehatan, pola hidup sehat, Insya Alllah alam bawah sadar kita akan terbawa dengan apa yang kita baca dan kita akan mempraktekan apa yang kita baca. Keuntungan lain dari sering membaca tulisan tentang kesehatan adalah kita menjadi lebih paham tentang kesehatan, dengan pemahaman yang baik kita akan lebih mampu menjaga kesehatan kita. Berikut ini artikel ringkas tentang pentingnya olah raga.
Olahraga atau latihan fisik telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan, termasuk dalam meningkatkan kerja berbagai fungsi organ tubuh. Olahraga secara teratur 3-4 kali dalam seminggu bahkan diyakini dapat mengurangi risiko kematian yang disebabkan oleh sejumlah penyakit, seperti jantung dan kanker hingga 70 persen. Dengan melakukan aktivitas fisik ini, Anda juga dapat mencapai tingkat kebugaran yang sama dengan orang-orang yang tidak aktif berolahraga yang usianya 10-20 tahun lebih muda dari Anda.

Berikut beberapa manfaat olahraga dalam melawan penyakit :

1.  Jantung
Jantung dan olahraga merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Untuk memiliki jantung sehat, perlu olahraga teratur. Sekelompok peneliti di Swiss mengungkapkan rutin melakukan olah raga dapat mempercepat pemulihan dan pencegahan lebih lanjut bagi diri Anda dari serangan jantung berikutnya. Hasil studi menyebutkan, fungsi pembuluh darah di kalangan orang yang berolah raga mengalami peningkatan, tak peduli apa pun jenis olahraga yang mereka jalani. Dengan berolahraga maka kemampuan jantung untuk memompa darah juga dapat meningkat. Olahraga yang dianjurkan : yoga, senam dan aerobik.
2.  Kolesterol
Olahraga diyakini dapat memperbaiki kadar kolesterol dan meningkatkan kolesterol baik. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Lipid Research menunjukkan bahwa olahraga bisa meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Tidak perlu melakukan aktivitas fisik yang berat tapi bisa dengan olahraga ringan saja. Olahraga yang dianjurkan: jalan kaki, jogging, lompat tali, bersepeda, aerobik yang low-impact, dan berenang.

3. Tekanan darah
Olahraga sangat bermanfaat bagi penderita tekanan darah rendah ataupun tinggi, karena diyakini dapat memperlancar serta memperbaiki sirkulasi darah.  yang dianjurkan : sebaiknya melakukan olahraga dengan sedikit pembebanan seperti berlari sambil membawa beban misalnya air minum @ 600 ml di masing-masing tangan.

4. Diabetes
Selain memperhatikan pola makan sehari-hari, penderita harus melakukan latihan fisik. Pengaruh olahraga pada kontrol gula darah telah dibuktikan pada beberapa studi. Menurut studi-studi tersebut, olahraga meningkatkan sensitifitas insulin sehingga ambilan glukosa darah meningkat dan otomatis kadar gula darah berkurang. Olahraga yang dianjurkan: jalan cepat, lari (joging), senam aerobik, renang, dan bersepeda. Jenis olahraga lainnya, tenis, tenis meja, bahkan sepakbola, pun boleh dilakukan asal dengan perhatian ekstra.

5.  Tulang
Menurut penelitian yang dilakukan Tom Lloyd. PhD, seorang epidemiologis di Penn State University College of Medicine, meskipun konsumsi kalsium dianggap sebagai faktor paling penting bagi kesehatan tulang, namun olahraga merupakan gaya hidup yang sangat dominan dalam menentukan kekuatan tulang. Olahraga jauh lebih baik dalam membentuk tulang sehat dan kuat, sehingga terhindar dari penyakit keropos tulang. Perempuan yang rutin melakukan olahraga berpeluang terhindar dari masalah ini. Namun perlu diingat, jangan melakukan olahraga secara berlebihan. Olahraga yang dianjurkan : lari, lompat tali, erobik, basket, voli, tenis, softball, naik gunung dan fitnes.

6.  Kesehatan mental
Manfaat lain yang didapat dari berolahraga diantaranya dapat menghilangkan stres, memperbaiki stamina, meningkatkan kualitas tidur dan memudahkan seseorang untuk berkonsentrasi. Menurut William P. Morgan Ed.D, kepala laboratorium psikologi Universitas Wisconsin di Madison, berolah raga dapat membantu seseorang mengurangi kegelisahan hati dan bahkan dapat melawan kemarahan. Alasannya, pada saat berolah raga jantung juga ikut bekerja, yang otomatis konsentrasi pikiran tidak akan terfokus pada urusan pekerjaan lagi. Olah raga juga terbukti manjur dalam meningkatkan hormon penumbuh rasa bahagia dalam otak kita, seperti adrenalin, serotonin, dopamin dan endorphin, yang merupakan pembunuh nomor satu penyakit hati. Olah raga yang dianjurkan : aerobik seperti berjalan kaki, bersepeda, renang, jogging dan yoga.

7.  Nyeri haid
Rasa sakit menusuk, nyeri yang hebat di sekitar perut bagian bawah dan bahkan kadang mengalami kesulitan berjalan sering dialami perempuan ketika nyeri haid ini menyerang. Nyeri haid ini bisa mengganggu dan menurunkan produktivitas perempuan. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan berolahraga. Olahraga yang dianjurkan : berjalan kaki, jogging, naik sepeda dan berenang.

sumber (http://hanifa93.wordpress.com/2012/05/22/manfaat-olahraga-dalam-melawan-7-penyakit/)

Olahraga Sepeda

0 komentar
Manfaat dan Efek Samping Olahraga Sepeda

Olahraga Sepeda

Saat ini bersepeda bisa jadi merupakan olahraga yang tengah diminati oleh masyarakat, hampir setiap hari bisa melihat orang bersepeda. Sebenarnya apa saja manfaat dan efek samping bersepeda bagi kesehatan?

Sepeda pertama kali diperkenalkan di Eropa sekitar akhir abad ke 19, setelah itu mulai menyebar hingga ke Amerika Serikat dan kini hampir ke seluruh dunia. Latihan ini dikenal sebagai salah satu bentuk olahraga yang murah dan bisa memberikan banyak manfaat bagi tubuh.

Untuk itu ketahui beberapa manfat dan juga mudarat dari bersepeda bagi kesehatan, seperti dikutip dari Livestrong dan 24hrfitness.co.uk, Kamis (24/2/2011):

Manfaat sepeda

1. Sepeda membantu membentuk tubuh dan memberikan energi. Saat bersepeda gerakan yang dilakukan turut membentuk, menguatkan serta mengencangkan paha, otot betis dan daerah panggul. Selain itu lemak di daerah ini akan berkurang dan diganti oleh otot.

2. Turut membantu mengurangi selulit di paha, serta mengurangi stres di daerah lutut dan pergelangan kaki dibanding dengan kegiatan lain seperti berjalan atau latihan aerobik.

3. Sepeda membantu melancarkan sirkulasi darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi ke semua otot seluruh tubuh.

4. Bersepeda diyakini bisa meningkatkan perlindungan tubuh terhadap berbagai penyakit seperti diabetes karena membantu menurunkan berat badan serta menghindari tekanan darah tinggi.

5. Sepeda bisa membantu mengurangi kadar stres, hal ini karena umumnya orang melakukan sepeda sambil santai dan menghitup udara segar.

6. Sepeda baik untuk kesehatan kardio (jantung), olahraga sepeda bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung sehingga mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner.

Efek samping sepeda

1. Sepeda tidak dianjurkan bagi orang yeng memiliki masalah dengan sendi dan juga nyeri rematik.

2. Bersepeda diketahui bisa mempengaruhi kualitas dari sperma laki-laki, berdasarkan penelitian diketahui bersepeda lebih dari 5 jam dalam satu minggu bisa membuat 31-40 persen laki-laki memiliki jumlah sperma di bawah normal.

3. Gerakan berulang yang dilakukan saat bersepeda bisa menyebabkan masalah pada lutut, hal ini terjadi jika ada peningkatan dalam intensitas, jarak yang terlalu cepat penggunaan sadel yang terlalu tinggi atau terlalu rendah.

4. Jika suka menggunakan sepeda gunung maka cenderung berisiko mengalami masalah atau cedera tulang punggung, karena penggunaan sepeda gunung umumnya dilakukan dengan kecepatan tinggi dan jalur yang ekstrim.

5. Ada kemungkinan mengalami kesemutan penis akibat adanya iritasi pada batang penis karena menggunakan sadel yang terlalu lama dan disertai dengan suhu panas di sekitar penis saat mengayuh sepeda, seperti diungkapkan Dr Andri Wanananda MS dalam konsultasi detikHealth.

Untuk mendapatkan manfaat yang baik dari olahraga bersepeda, para pegowes sebaiknya melengkapi dirinya dengan alat pelindung seperti helm dan juga masker, serta menghindari daerah-daerah yang ramai kendaraan bermotor untuk mengurangi paparan polusi.

sumber (http://b2w-indonesia.or.id/bacanote/manfaat_dan_efek_samping_olahraga_sepeda)
Copyright © Dunia Olahraga